Gowes Tahes
Let’s go, let’s go let’s go
One two three four
Eeny meeny miny moe
Hey let’s go, I’m go
With my fans, with my crew
That could be including you
Yeah it’s fine yeah it’s nice
Day and night I’m riding by
Dst….
Mungkin bagi yang suka hobi bernyanyi, ingat
dengan lirik tersebut. Bagaimana tidak, lirik tersebut adalah bercerita tentang
bersepeda yang dinyanyikan oleh salahsatu band dari Indonesia, RAN. Masa new
normal saat ini, yang telah melewati masa-masa bekerja dan belajar dari rumah,
betapa banyak orang melakukan aktivitas di luar rumah. Mengikuti protokol
kesehatan adalah langkah pertama untuk tetap beraktivitas di luar rumah. Mulai
membiasakan mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Sehingga
aktivitas menjadi lancar. Yang lebih penting juga yakni menjaga asupan makanan
dan minuman. Ketika protokol kesehatan dan asupan sudah menjadi perhatian, maka
salahsatu hal yang lebih diperhatikan yaitu selalu berolahraga teratur. Beragam
olahraga yang saat ini dapat dikerjakan baik di rumah maupun di luar rumah.
Mulai yoga, senam, bersepeda, berlari, bermain bola, dan lainnya.
Akhir-akhir ini, kegiatan bersepeda sudah jadi
kegemaran masyarakat Indonesia. Hampir di sepanjang jalan, banyak ditemui
pesepeda yang berkelompok dengan komunitasnya, tetangganya, atau teman
sebayanya. Namun, tidak sedikit juga di antara mereka bersepeda mandiri alias
sendirian. Tidak dipungkiri, di saat sendirian itulah, didapati pesepeda yang
lainnya. Sehingga, mereka saling menyapa, mengenal, dan bersepeda bareng.
Bersepeda tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Dijumpai dari usia dini (TK),
SD, SMP, SMA, mahasiswa, bahkan orang lanjut usia pun tidak ketinggalan untuk
mengayuh sepeda bersama-sama. Tren bersepeda saat ini sudah menjamur di jalan
raya. Baik di perkotaan maupun di pedesaan. Apalagi jika di akhir pekan, maka
para pesepeda seperti menikmati jalanan hanya untuk mereka sendiri, dikarenakan
begitu banyaknya pesepeda yang melintasi jalan raya.
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan
sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat
yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak yang memanfaatkan sepeda
untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, petualang, dan lain-lain. Sepeda juga
ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak
menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan
meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Bersepeda juga dapat mengencangkan otot-otot
tubuh. Bersepeda tidak hanya melibatkan bagian kaki saja. Bahkan, banyak orang
yang menganggap bersepeda hanya dapat mengencangkan otot-otot bagian betis dan
paha saja. Namun sebenarnya, bersepeda merupakan latihan fisik yang hampir
melibatkan setiap bagian tubuh. Selain memperkuat otot-otot bagian kaki dan
paha, bersepeda secara rutin juga akan mengencangkan otot-otot bagian belakang,
pinggul, dan lengan.
Jika bersepeda secara rutin, kesehatan jantung
kita akan tetap terjaga. Selama bersepeda, jantung berdetak lebih cepat dari
biasanya. Efek positif terhadap jantung ini tentunya juga akan membawa
efek-efek positif lainnya seperti melancarkan peredaran darah dan oksigen.
Dengan demikian kita bisa terhindar dari munculnya gangguan-gangguan yang
berkaitan dengan jantung dan peredaran darah dalam tubuh. Salah satu pilihan yang
bijak untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda.
Bersepeda secara rutin dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Hal ini
akan membuat kita selalu bugar dan berenergi setiap harinya. Bersepeda juga
merupakan olahraga yang dapat membakar kalori dalam tubuh. Oleh karena itu,
bersepeda dapat menurunkan berat badan. Timbunan lemak-lemak dalam tubuh kita
yang menyebabkan kegemukan akan terbakar dan lambat laun akan hilang. Tubuh
kita pun akan kembali ideal. Namun, dengan catatan jika kegiatan bersepeda ini
dilakukan secara rutin dan mengonsumsi makanan yang menyehatkan badan. Jangan sampai
ketika bersepeda bersama keluarga dan teman, di saat istirahat yang kita konsumsi
tidak terkontrol. Misal, di perjalanan melihat makanan dan minuman, langsung
menikmati tanpa ada kontrol dari diri kita. Sementara, ketika mengayuh sepeda
hanya dilakukan sebulan sekali serta jarak tempuh cukup pendek. Bersepedalah
yang rutin untuk menjaga kesehatan tubuh kita.
Manfaat bersepeda lainnya adalah mengurangi
stress. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa bersepeda merupakan
kegiatan olahraga yang menyenangkan. Bersepeda memberikan hiburan tersendiri
bagi kita. Pada waktu pagi dan sore hari untuk bersepeda sambil melihat-lihat
indahnya pemandangan dan suasana sekitar cukup efektif untuk mengurangi stress.
Ditunjang dengan sepeda yang prima, fisik yang sehat, dan pemandangan alam yang
memesona, maka tubuh menjadi bugar, segar, dan fresh.
Bersepeda itu menyenangkan. Gowes Tahes (bahasa Malangan walikan, sehat). Bersepeda itu menyehatkan. Ayo Gowes Sam. (Ozan)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar